CPA MARKETING
Jika
sudah banyak berkelana di internet sebagai marketer atau publisher, pasti
sering mendengar istilah CPA, banyak dari mereka mengatakan bahwasanya model
bisnis CPA marketing merupakan salah satu yang paling mudah dan menguntungkan. Tapi
pada dasarnya, CPA atau Cost per-Action atau Cost per-Acquisition adalah
turunan dari Affiliate Marketing. Jadi banyak orang yang sering tertukar antara
dua istilah marketing tersebut.
CPA
Marketing merupakan salah satu cara terbaik yang sangat populer untuk
mendapatkan penghasilan secara online karena rataan komisinya yang besar. Model
bisnis ini menjadi populer karena fleksibel dan tanpa ikatan. Sedangkan
Affiliate Marketing adalah bentuk pemasaran dimana kita memasarkan produk orang
lain kemudian kita akan diberikan komisi dalam model CPA [biaya per akuisisi].
Jadi affiliate marketing bisa dikataan sebagai nama industrinya dan CPA bisa
dikatakan sebagai model komisinya. Tetapi dalam prateknya tidak demikian. Untuk
gambarannya seperti berikut
Affiliate
Marketing lebih sering digunakan untuk penjualan produk, sedangkan CPA lebih
digunakan untuk ‘action’ atau tindakan. ‘’CPA adalah affiliate marketing,
tetapi affiliate marketing bukan hanya CPA’’. Dalam CPA marketing, kita akan
‘’merayu’’ orang lain untuk melakukan tindakan-tindakan diatas kepada website /
produk / layanan tertentu. Setiap kali berhasil, maka kita akan mendapatkan
komisi.
Di
STAR SHARE kita mempunyai sistem yang dimana menggunakan model bisnis CPA
Marketing yang bernama Restasia. Restasia ini salah
satu CPA Marketing yang menggunakan artikel dari seseorang, yang dimana nanti
dari artikel tersebut, orang calom pembeli / calom member akan tertarik dan
membeli produk atau jasa yang sudah dijelaskan dalam artikel tersebut. Setelah
tertarik dengan produk atau jasa tersebut, calon pembeli atau calon member akan
mendaftarkan diri mereka dengan memasukkan data diri yang valid, email yang
valid, informasi kartu kredit, dan sebagainya. Juga bisa setelah tertarik
dengan produk atau jasa tersebut, calon pembeli bisa mengunduh file tersebut
atau bahkan berlangganan layanan yang sudah disebutkan dalam artikel.
Misalkan
seorang pemilik produk, Andi, ingin memasarkan produknya dengan metode CPA.
Maka ia mendaftarkan produknya ke CPA Network yang berperan sebagai makelar
agar para affiliate marketer bisa memasarkan produk Andi. CPA Network akan
mendapatkan komisi sekitar 1-10% dari penjualan yang sukses. Untuk memasarkan
produk ini, para affiliate marketer menggunakan media iklan. Dari sini maka
affiliate marketer membayar kkomisi untuk jaringan iklan misalnya AdSense dan
publisher iklan. Dalam proses ini, affiliate marketer mendapat komisi hingga
50% dari nilai produk. Jaringan iklan dari publisher mendapat kasarannya 1-10%
dari nilai produk. Belum lagi komisi tersebut dibagi 2 antara jaringan iklan
dan publisher. Maka dari itulah kalau dihitung secara kasar publiher iklan
hanya mendapat 5% dari nilai produk semenara affiliate marketer mendapatkan
komisi sampai 50%.


Tidak ada komentar: